WAHAI IBU
PERTIWI
“Assalamu’laikum
warahmatullahi wabarakatuh.” Uluk salam Bung Gembus kepada Fitrianto dan
Gombloh, di Balai Rt. Taman Indah Desa Waru Doyong. Keduanya menyahut seren-tak:
” Wa’alaikumussalam warah matullahi wabarakatuh”. Gembus-pun memulai bicara :”
Begini Mas Fit dan Bung Gombloh, saya semalaman ngarang puisi, ya untuk ngisi
waktu luang aja, karena agak sulit tidur, jadi saya coba orek-orekan diatas
kertas sambil memikirkan betapa sedihnya Ibu Pertiwi melihat tanah tumpah darah
kita carut-marut begini.” Rupa-rupanya Gombloh-pun tertarik juga omongan
Gembus, maka dimintanya Gembus membacakannya, Gembus-pun melaksanakan puisi
readingnya :”